Laman

Senin, 16 Mei 2011

Pengaruh dan Manfaat Doa Terhadap Penyembuhan Penyakit

ALLAH telah menciptakan manusia dengan kesempurnaan berikut seluruh anggota tubuh dengan masing-masing memiliki fungsi dan manfaat.Bila salah satu dari fungsi dan manfaat itu hilang maka tubuh akan merasakan sakit.Selain itu ALLAH menciptakan kesempurnaan pada penggerak organ tubuh yakni hati.Itu sesuai hadits Nabi yaitu,”Dalam tubuh ada sebuah daging dimana klu daging itu baik maka baik pula dampak yang di hasilkan begitu pula sebaiknya,daging itu yang di sebut dengan hati.”
           
            Hati di ciptakan untuk dapat mengenal Penciptanya,rasa cinta dan tauhid kepada-Nya,kegembiraan bersama ALLAH,hanya untuk mengharapkan ridho-NYA.Penyakit hati yang paling parah adalah sirik,dosa,kelalaian,atau sikap meremehkan kecintaan dan ridhaan ALLAH,enggan bertawakal kepada-NYA serta jarang bersandar kepada-NYA,lebih cenderung kepada selain-NYA.

            Kalangan ahli medis khasik sering menyatakan,”Siapa pun yang ingin bertubuh sehat,hendaklah makan dan minum sedikit saja.Siapa saja yang ingin berhati sehat,hendaklah ia meninggalkan dosa-dosa”.Itu sesuai firman ALLAH ,”Hai anak Adam makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan.Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang berlebi-lebihan” (Qs.al-A’raf:31).

            Kesehatan manusia di tentukan seberapa bisanya ia mengatur kesehatan lambungnya dan hatinya.Itu sesuai hadits Nabi SAW yang bersabda,”Sumber segala penyakit adalah gangguan pencernaan (burdah)”di riwayatkan oleh Syamsudin adz-Dzahabi rhu dari Sahabat Anas bin Malik rhu.
           
            Tsabit bin Qurrah mengatakan,”Tubuh akan merasa nyaman dengan sedikit makanan.Jiwa akan menjadi tentram dengan sedikit berbuat dosa,sementara lidah akan merasa lebih baik bila sedikit berbicara.Dosa itu ibarat racun bagi hati,kalaupun tidak sampai membunuhnya,paling tidak dapat melemahkannya.Kalau stamina hati tidak kuat maka ia dengan mudah di serang penyakit.

            Abdullah bin Mubarak sang dokter islam mengatakan,”Kulihat dosa itu mematikan jiwa,kecanduan dosa akan menjadikan pelakunya jatuh kedalam lembah kehinaan,meninggalkan dosa berarti menghidupkan hati pelakunya,maka yang terbaik adalah meninggalkan semua bentuk dosa”

            Bila seorang hamba yang tengah di uji oleh ALLAH dengan di turunkan penyakit maka seorang hamba hanya mengharapkan kesembuhannya dengan jalan beriktiar sesuai yang Nabi SAW contokan,bila ia mendapatkan rahmad dari Rabb-NYA yang telah memberinya kesembuhan.Oleh sebab itu hadits Ibnu Abbas dalam doa menghadapi musibah mengandung nilai tauhid  serta penyebutan sifat ALLAH yang Mahaagung dan Mahalembut.

            Berdoa dengan menyebut Asma ALLAH “Al-Hayyu Al-Qayyum” dapat di gunakan untuk mempermudah dalam pengambulan doa dari sakit dan wabah.Dalam As-Sunan dan Shahih Ibnu Hibban juga di riwayatkan hadis dari Sahabat Anas bin Malik rhu,”Ada sesorang laki-laki berdoa,”YA ALLAH ,aku memohon kepada-MU bahwa segala puji adalah bagi-MU,tidak ada yang berhak diibadahi secara benar melainkan Engkau Yang Maha Memberikan karunia,Pencipta langit dan bumi,wahai Yang Mahaagung lagi wahai mulia,wahai Al-Hayyu Al-Qayyum”Maka Nabi bersabda,”Ia berdoa kepada ALLAH dengan perantara asma ALLAH yang paling agung yang bila di gunakan untuk berdoa niscaya doanya terkabul dan bila di gunakan untuk memohon niscaya permohonannya terpenuhi.”

            Oleh sebab itu apabila Nabi SAW bersungguh-sungguh dalam berdoa beliau mengucapkan,”Al-Hayyu Al-Qayyum”

            Ucapan Nabi SAW dalam berdoa:

“YA ALLAH hanya rahmat-MU yang aku harapkan,maka janganlah Engkau sandarkan urusanku kepada diriku sendiri biarpun sekejab mata.Perbaikilah segala urusanku,tidak ada yang berhak di ibadahi secara benar melainkan Engkau.”

            Doa itu mengandung pembuktian sikap berharap-harap dari Yang Memiliki segala kebaikkan dan kekuasaan di kedua tangan-NYA,tidak menyerahkan si hamba kepada dirinya sendiri,namun menyerahkan semua urusan hanya kepada-NYA dengan jalan bertauhid kepada-NYA yang tentunya kesemua itu memiliki pengaruh yang kuat untuk menolak penyakit.

           

Tidak ada komentar: