Laman

Minggu, 18 September 2011

Etika Pengantin Dan Pergaulan Suami Istri


1. Merayu istri dan bercanda dengannya di saat santai berduaan. Nabi Muhammad SAW pun selalu bercanda, tertawa dan merayu para istrinya.
2. Meletakkan tangan di kepala istri dan mendoakannya. Rasulullah SAW bersabda,"Apabila salah seorang kamu menikahi seorang wanita, maka hendaklah ia memegang ubun-ubunnya, dan bacalah "Bismillah" lalu memohon berkahlah kepada Allah SWT, dan hendaklah dia membaca,'(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya dan kebaikan sifat yang ada padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan dan keburukkan sifat yang ada padanya)." (HR Abu Daud).
3. Disunnahkan bagi kedua mempelai melakukan shalat dua rakaat bersama, karena hal tersebut dinukil dari kaum salaf.
4. Membaca basmallah sebelum melakukan jima'. Rasulullah bersabda," Kalau sekiranya seorang di antara kamu hendak bersenggama dengan istrinya, terus membaca, (Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, Jauhkanlah setan dari kami dan jauhkan setan dari apa yang Engkau rizqikan kepada kami), maka sesungguhnya jika keduanya dikaruniai anak dari persengamaan itu, niscaya ia tidak akan dibahayakan oleh setan selama-lamanya."(Mutaffaq alaih).
5. Jika sang suami ingin bersenggama lagi, maka dianjurkan berwudhu terlebih dahulu, karena Rasulullah bersabda,"Apabila salah seorang  kamu telah bersetubuh dengan istrinya, lalu ingin mengulanginya kembali maka hendaklah ia berwudhu". (HR Muslim).
6. Disunahkan bagi kedua suami istri berwudhu sebelum tidur, sesudah melakukan jima'. karena hadits Aisyah menuturkan, "Adalah Rasulullah SAW apabila beliau hendak makan atau tidur sedangkan ia junub, maka beliau mencuci kemaluannya dan berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat." (Muttafaq alaih).
7. Haram bagi suami menyetubuhi istrinya disaat ia sedang haid atau menyetubuhi duburnya. Rasulullah bersabda,"Barang siapa yang melakukan persetubuhan terhadap wanita haid atau wanita pada duburnya, atau datang kepada dukun (tukang sihir) lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad." (HR Al-Arba'ah).
8. Haram bagi suami istri menyebarkan tentang rahasia hubungan keduanya. Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah SWT pada hari kiamat adalah orang lelaki yang berhubungan dengan istrinya (Jima'), kemudian ia menyebarkan rahasianya." (HR Muslim).
9. Hendaknya masing-masing saling bergaul dengan baik, dan melaksanakan kewajiban masing-masing terhadap yang lain. Allah SWT berfirman yang artinya," Dan para istri mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut yang ma'ruf." (Al Baqoroh:228).
10. Hendaknya suami berlaku lembut dan bersikap baik terhadap istrinya dan mengajarkan sesuatu yang dipandang perlu tentang masalah agamanya, serta menekankan apa-apa yang diwajibkan Allah terhadapnya. Rasulullah telah bersabda,"Ingatlah, berpesan baiklah selalu kepada istri, karena sesungguhnya mereka adalah tawanan di sisi kalian..."(HR Turmudzi).
11. Hendaknya istri selalu taat kepada suami sesuai kemampuannya asal bukan dalam hal kemaksiatan, dan hendaknya tidak mematuhi siapapun dari keluarganya bila tidak disukai oleh suami dan bertentangan dengan kehendaknya, dan hendaknya istri tidak menolak ajakan suami bila mengajaknya. Rasulullah SAW bersabda,"Apabila suami mengajak istrinya ke tempat tidurnya lalu ia tidak memenuhi ajakannya, lalu sang suami tidur dalam keadaan marah kepadanya, maka malaikat melaknat wanita tersebut hingga pagi." (Muttafaq alaih).
12. Hendaknya suami berlaku adil terhadap istri-istrinya didalam masalah-masalah yang harus bertindak adil. Rasulullah SAW bersabda,"Barang siapa mempunyai dua istri, lalu ia lebih cenderung kepada salah satunya, niscaya ia datang di hari kiamat kelak dalam keadaan sebelah badannya miring." (HR Abu Daud).
Waallahu 'Alam. 
READMORE - Etika Pengantin Dan Pergaulan Suami Istri

Kamis, 21 Juli 2011

Penurunan Berat Badan Penderita Diabetes Dapat Kurangi Risiko Alzheimer

Sebuah penelitian di AS baru-baru ini menyebutkan bahwa operasi penurunan berat badan  bagi pederita diabetes dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Demikian dikutip dari Alarabiya

Disebutkan para peneliti telah menemukan bahwa orang yang menjalani operasi perut stapel ketika diperiksa setelah 6 bulan operasi, mereka mengalami penurunan dalam gen yang diyakini akan memberikan tanda sebelum kontainer limbah yang memblokir otak pada pasien penderita Alzheimer.

Profesor di University of New York State, Pandona Parrish, mengungkapkan hasil penemuan itu untuk pertama kalinya bahwa, "penurunan berat badan yang dihasilkan dari operasi untuk mengurangi ukuran perut dapat mengurangi kemampuan gen yang terkait dengan penyakit Alzheimer."

Dalam studi ini, para peneliti menganalisis darah 15 pasien dengan diabetes tipe II yang menjalani operasi untuk mengurangi berat badan. Pasien mampu menurunkan sekitar 86 kilogram dalam 6 bulan. Dibandingkan dengan situasi pasien sebelum operasi, menunjukkan protein rendah karbohidrat sebesar 22 persen, yang merupakan prekursor dari Alzheimer.

Namun, studi ini tidak memeriksa pasien untuk tanda-tanda penyakit, hingga sampai sekarang tidak di ketahui apakah risiko Alzheimer mungkin sudah hilang atau tidak.

Para ilmuwan percaya bahwa "ada hubungan antara obesitas dan diabetes, yang tampaknya meningkatkan risiko Alzheimer".

Menurut Greg Cole, Direktur Pusat Alzheimer di Universitas California, yang juga menegaskan bahwa obesitas dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan otak.
 
Cole juga mengatakan "kemungkinan untuk meningkatkan berat badan demi kesehatan, tapi ada peringatan dari kompleksitas penurunan berat badan, yang Terjadi diakhir ketika lansia demensia. Mungkin juga ada perbedaan penting dalam cara mereka yang mempengaruhi perubahan berat badan seseorang di usia pertengahan risiko Alzheimer:maka Perempuan yang turun berat badannya antara usia 30 sampai 45 tahun kemungkinan akan menghadapi peningkatan risiko infeksi." */irda
Dari:Hidayatullah.com

READMORE - Penurunan Berat Badan Penderita Diabetes Dapat Kurangi Risiko Alzheimer

Narsis, Tanda Alami Gangguan Mental?

Narsis atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.

Namun, di balik topeng kepercayaan diri yang tinggi terdapat sebuah harga diri yang rapuh dan sensitif terhadap setiap kritik kecil. Hal ini terjadi dengan sendirinya dan jika gangguan ini begitu kuat sehingga mengasingkan seseorang dari masyarakat, maka perlu mengambil langkah-langkah penyembuhan, seperti melakukan psikoterapi.

Narsisme lebih mungkin terjadi pada usia muda dan mungkin disebabkan karena pendidikan yang 'tidak sehat', contohnya orangtua yang terlalu memanjakan anaknya. Anak yang selalu dimanja dan mendapat banyak perhatian, cenderung mengharapkan perhatian yang sama di kemudian hari, seperti dilansir Healthmad, Sabtu (25/06/2011).

Penyebab lain yaitu sikap terlalu diabaikan atau pelecehan saat masih usia anak-anak. Seseorang yang terabaikan di masa kecil dapat berubah yang akhirnya mencoba 'menangkap' perhatian yang dulu tak diperolehnya. Kebutuhan akan perhatian ini akhirnya bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan narsisme.

Faktor lain adalah karena efek perubahan kesuksesan atau transient effect of success. Sebagai contoh, seorang gadis muda dan sangat cantik mendapat banyak perhatian karena kecantikannya. Namun setelah 20 tahun kemudian, kecantikannya telah memudar dan tidak mendapatkan perhatian yang sama dari orang-orang disekitarnya.

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis, diantaranya:

  • Mementingkan diri sendiri, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.

  • Terlalu bangga dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.
  • Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.
    Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu
    Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu
    Bersikap egois dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya
    Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama
    Selalu merasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya
    Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain
    Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah
  • Dari:Hidayatullah.com
READMORE - Narsis, Tanda Alami Gangguan Mental?

70 Persen Asap Rokok Dibagikan untuk Orang Sekitar

Asap rokok mengandung berbagai macam zat yang berbahaya bagi kesehatan. Parahnya dampak negatif rokok bukan hanya dialami si perokok tetapi orang kena asapnya pun bisa menderita. Ini karena 70 persen asap rokok yang dikeluarkan oleh perokok dihirup oleh orang-orang sekitar.

"30 persen asap rokok dihirup sendiri dan sisanya 70 persen diisap oleh orang-orang disekitarnya. Itukan namanya egois," ujar Dr Aulia Sani, SpJP(K), FJCC, FIHA, FAsCC dalam acara temu media Kalahkan Adiksi Nikotin Bersama Klinik Stop Merokok di Sahid Sahirman Memorial Hospital, Rabu (13/o7/2011).

Dr Aulia menuturkan tidak ada keuntungan yang didapat dari merokok. Dalam jangka waktu pendek saja sudah menimbulkan gejala seperti batuk dan tekanan darah yang sedikit meningkat. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang maka bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti jantung dan kanker.

Orang-orang sekitar yang ikut menghisap asap rokok biasa disebut sebagai perokok pasif. Bahaya yang didapatkannya juga tidak sedikit terutama untuk bayi, anak-anak dan ibu hamil. Karenanya efek negatif dari rokok tidak hanya dirasakan oleh si perokok, tapi juga bagi orang-orang disekitarnya.

"Berbagai bahan kimia berbahaya terdapat di dalam rokok seperti nikotin dan tar atau aspal. Jadi bagaimana paru-paru bisa bekerja kalau penuh dengan aspal," ujar dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Komnas Rokok.

Badan kesehatan dunia (WHO) mengakui di dalam asap rokok terdapat 4.000 bahan kimia yang mana sekitar 250 zat kimia tersebut berbahaya dan 50 jenis lainnya bisa menyebabkan kanker (karsinogen). Pada orang dewasa perilaku merokok bisa menyebabkan risiko bronkitis kronis, emfisema, stroke, penyakit jantung koroner dan kanker paru-paru.

"Angka kejadian penyakit kronis bisa dengan mudah dan cepat dikurangi hanya melalui perubahan gaya hidup. Mengurangi kebiasaan merokok adalah salah satu upaya perubahan perilaku yang membantu mencegah terjadinya penyakit kronis," ungkap Dr Aulia.

Dr Aulia menuturkan umumnya para perokok itu tahu bahwa merokok adalah hal yang berbahaya, tapi ia tidak tahu bagaimana cara berhentinya karena sifat adiksi dari rokok.

Untuk itu jika memang menyayangi diri sendiri dan juga orang-orang disekitar, mulailah untuk mengurangi atau berhenti dari kebiasaan merokok.*
Dari:Hidayatullah.com
READMORE - 70 Persen Asap Rokok Dibagikan untuk Orang Sekitar

Hubungan Seks Remaja Rawan Kanker Serviks

Remaja yang melakukan hubungan seks rawan terkena kanker leher rahim atau serviks penyebab kematian, kata Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Listya Wardhani, di Batam, Selasa (19/7/2011).

Di hadapan empat puluhan remaja dari seluruh kota/kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau dalam kegiatan Orientasi Pusat Informasi Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja Tahap Tegak, Wardhani mengatakan, kanker serviks merupakan kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virusvirus (HPV). 

"Pria dan wanita yang telah berhubungan intim turut berisiko terinfeksi HPV. Terutama yang pernah melakukan hubungan intim saat remaja (usia belasan tahun)," kata dia di Hotel Pusat Informasi Haji Batam Centre, Batam. 

Menurut Wardhani, usia menimal wanita melakukan hubungan seksual adalah 21 tahun, itupun harus dilakukan setelah ada ikatan pernikahan. 

"Jika dilakukan sebelum usia matang, maka akan sangat beresiko terkena serviks," Tambah Wardhani. 

Berdasarkan penelitian Organisasi kesehatan dunia (WHO), kata Wardhani, 490.000 wanita di seluruh dunia didiagnosa kanker serviks setiap tahun. Bahkan, hampir setengahnya meninggal dunia. 

"Artinya, setiap dua menit, seorang wanita meninggal akibat kanker serviks. Di Indonesia sendiri, satu wanita meninggal setiap jamnya," kata Wardhani.

Hal tersebut, tambah Wardhani, harus menajadi perhaian para remaja agar tidak menjadi korban berikutnya.

"Remaja harus punya sikap. Jangan sampai terjebak pada pergaulan bebas," kata dia.

Survei Komisi Perlindungan Anak pada 2010 terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar seluruh Indonesia menemukan 93 persen remaja pernah berciuman, 62,7 persen pernah berhubungan badan, dan 21 persen remaja telah melakukan oborsi.

"Tak jarang, seorang wanita justru meninggal saat melakukan aborsi. Semua bisa dicegah, kuncinya bentengi diri dan hindari seks bebas," kata Wardhani.*
READMORE - Hubungan Seks Remaja Rawan Kanker Serviks

Gempa Ungkap Kegiatan Mata-mata Israel di Selandia Baru

Gempa Ungkap Kegiatan Mata-mata Israel di Selandia Baru
 
Kamis, 21 Juli 2011 
Hidayatullah.com—Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh ke tanah juga, demikian kata sebuah pepatah. Sebuah gempa besar yang melanda Kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 181 orang tewas pada Februari silam ternyata mengungkap keberadaan jaringan mata-mata Zionis-Israel di negara itu.
Dilaporkan beberapa media asing,  Rabu (20/07/2011), spekulasi mata-mata Zionis-Israel berkembang setelah media massa mengungkap detail korban tewas akibat gempa, yang 3 di antaranya adalah warga Israel. Dari salah seorang warga Israel itu, ditemukan 5 paspor atas namanya.
Sumber Selandia baru mengatakan, teruangkapnya paspor kemungkinan besar seuah misi pencurian identitas. Salah satu korban, Mizrahi, tewas dalam gempa bersama tiga temannya.
Perdana Menteri John Key mengkonfirmasi Ofer Mizrahi membawa lima paspor.
Sementara itu, Paul Buchanan, yang bekerja di Pentagon dan dilatih perwira intelijen Amerika Serikat, mengatakan curiga bahwa salah satu warga Israel itu membawa paspor ganda dan teman-temannya telah meninggalkan Selandia Baru.
Dia percaya warga Israel itu mungkin sedang dalam misi ‘pencurian identitas’.
"Paspor akan digunakan untuk kegiatan yang sangat rahasia, “ujarnya. Bahkan dimungkinkan mencakup pembunuhan.
Sementara itu, pihak kepolisian telah menggambarkan kegiatan mencurigakan dari beberapa kelompok Israel selama dan setelah gempa bumi.
Tiga warga Israel, termasuk Mizrahi, berada di antara 181 orang yang meninggal dalam gempa bumi.
Anggota badan rahasia Selandia Baru dikutip surat kabar Southland Times mengatakan muncul kekhawatiran bahwa agen Israel meretas komputer polisi nasional setelah gempa dan mengakses dokumen-dokumen sangat rahasia.
Meski John Key sempat membatah adanya kegiatan mata-mata ini, ia membenarkan sejumlah laporan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beberapa kali menelfon pada hari gempa terjadi.
Media massa juga memberitakan adanya empat pembicaraan telepon antara Perdana Menteri John Key dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, setelah gempa berlangsung.
Namun, Key yang saat ini tengah di California, Amerika Serikat, menyatakan bahwa mengomentari laporan itu bukan termasuk kepentingan nasional Selandia Baru.*
READMORE - Gempa Ungkap Kegiatan Mata-mata Israel di Selandia Baru

Jumat, 08 Juli 2011

Tata Cara Hidup Islami

Sesungguhnya tata cara kehidupan yang Islami itu dapat mewujudkan masyarakat Islam dengan sejumlah keistimewaan (karakteristik) dan pengaruh yang positif, antara lain:

1.  Tamayyuz (berpenampilan berbeda)
Maksudnya, tata kehidupan dan kebiasaan itu bisa menjadikan setiap individu anggota masyarakat Islam sebagai syakhshiyah (kepribadian) yang memiliki identitas tersendiri. Jelas pendiriannya dan bisa mempertahankan diri untuk tidak meleleh dan larut oleh nilai-nilai dari luar sehingga hilang kepribadiannya, untuk kemudian mengadopsi seluruh tradisinya, tanpa dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana yang bermanfaat dan mana pula yang tidak. Inilah yang banyak terjadi di kalangan masyarakat Islam saat ini. Sesudah mereka terlepas dari identitasnya, tahap berikutnya mereka mengikuti budaya dan tata kehidupan masyarakat Barat secara keseluruhan, tanpa menyaring atau menyeleksi. Ini pula yang pernah diperingatkan oleh Rasulullah saw dalam sabdanya, "Sungguh kamu akan mengikuti umat suatu kaum sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak niscaya kamu juga ikut masuk ke dalamnnya." Sahabat bertanya, "Apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani wahai Rasulullah?" Nabi bersabda, "Siapa lagi (kalau bukan mereka)." (Muttafaqun 'alaih)

2. Al-Wahdah al-'Amaliyah (kesatuan/keseragaman amal)
Sesungguhnya tatacara kehidupan seperti ini akan mampu membentuk kehidupan kaum Muslimin, meskipun tempat mereka berjauhan, bahasa mereka berbeda-beda, darah keturunan mereka juga berlainan. Mereka memiliki keseragaman (kesatuan) amal yang realistis, di samping kesatuan problem, kesatuan prinsip dan pemikiran, yang kesemuanya itu berpangkal  pada kesatuan aqidah dan ibadah mereka kepada Allah.
Maka di mana saja kamu singgah di tengah-tengah kaum Muslimin di bumi mana saja mereka memberi ucapan salam kepadamu dengan kata-kata "Assalaamu Alaikum," dan menyambutmu dengan pemuliaan dan jamuan. Yang demikian itu karena mereka mengikuti adat Islam dalam menghormati tamu, sebagaimana diperintahkan oleh Nabi saw. Apabila kamu makan bersama mereka maka kamu akan mendapatkan mereka memulai makan dengan membaca bismillah, makan dengan tangan kanan, lalu mengakhirinya dengan bacaan hamdallah, dan mereka tidak akan menyuguhkan kepadamu daging babi atau pun khamer.
Dalam tata kehidupan dan tradisi Islam itu, seorang Muslim ke mana saja ia pergi ia merasa seakan bertemu dengan keluarganya dan saudara-saudaranya, tidak ada perbedaan di antara mereka kecuali dalam hal-hal tertentu yang berkenaan dengan kondisi lingkungan.

3. Mudah dan Sederhana
Sesungguhnya tradisi Islam dan tata cara kehidupannya ditegakkan berdasarkan fitrah dan berorientasi kepada kemudahan, menjauhi keberatan dan kesulitan serta jauh dari sikap berlebihan.
Di antara bukti dari kemudahan dan kesederhanaan itu adalah dimudahkannya segala urusan, disedikitkannya beban kewajiban, dan diringankannya dari ketidak-teraturan kerja, waktu dan harta, yang tanpa adanya itu semua akan merugikan masyarakat.
Sesungguhnya tata kehidupan masyarakat Islam dalam berpakaian dan berhias bagi seorang wanita muslimah bisa menghindarkan kerusakan yang mengancam pada setiap masa dan bisa menolak adanya persaingan mode pakaian yang merangsang, seperti menyambung rambut, mencukur dan mengecilkan alis mata, meratakan gigi, operasi kecantikan (plastik) dan lain-lain yang semua itu dilaknat oleh Rasulullah saw, karena termasuk perbuatan yang merubah ciptaan Allah.
Dari:Dr. Syaikh Yusuf Qardhawi

READMORE - Tata Cara Hidup Islami