Semua puji hanya bagi Allah yang telah memuliakan Nabi Muhammad SAW atas nabi-nabi yang lainnya yang telah diutus-NYA.,dan telah memberikan keutamaan pada kitab suci kita melebihi kitab suci lainnya yang telah di turunkan-NYA.Hanya kepada-NYA tempat kita berserah diri dan bersyukur atas semua nikmatnya
Terlalu sulit kita mencakupi semua sisi keagungan Nabi,kecuali jika seluruh alam dapat tercakupi oleh jangkuan kita.kita sangat beruntung jadi pengikutnya.kita beruntung saat mengakui kenabian dan kerasulannya.Nabi SAW bersabda:”Sesunggauhnya aku di utus hanya untuk menyempurnakan aklahk yang baik”.(HR.Hakim dishohihkannya dan disepakati Asz-Dzzhabi).Allah berfirman”sesungguhnya telah ada pada(diri)Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu(yaitu) bagi orang yang mengharap(rahmat)Allah dan(kedatangan)hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah
Nabi SAW bersabda ”beruntunglah sampai 7x kepada orang yang tidak hidup di zamanku tapi iman padaku” kita berbahagia bila kita mengikuti semua sunnahnya.Dan sempurnalah kita jika kita kelak bersama beliau di dalam surga firdaus.Dalam suatu riwayat Nabi SAW bersabda:”Yang terbaik dari kalian adalah yang terbaik akhlaknya”(Muttafaqun ’alaih).Nabi SAW bersabda:”Yang paling kucintai diantara kalian adalah yang terbaik aklahknya”(HR.Bukhori).
Beliau mengundang dan menawan hati siapa aja untuk mencintai beliau.Mencintai beliau adalah karunia yang sangat besar.Nabi SAW bersabda”di sebut mukmin bila dia lebih mencintaiku dari pada dirinya sendiri,istri,anak dan keluarganya”(Muttafaqun ’alaih).Dalam riwayat lain Nabi SAW bersabda:”Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik aklahknya,dan yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik perlakuannya kepada istrinya.(HR.Tirmidzi,ia berkata”Hadis hasan shohih).
Nabi SAW bersabda:”Kebaikan adalah aklahk yang baik”.(HR.Muslim).Nabi SAW bersabda;”Bertakwalah kepada Allah,di mana saja kamu berada,dan ikutilah perbuatan burukmu dengan kebaikkan,niscaya ia akan menghapuskannya,dan pergaulilah manusia denagn akhlak yang baik.”(HR.Tirmidzi).
Nabi SAW bersabda:”Sesungguhnya orang yang paling kucintai diantara kalian dan paling dekat denganku di hari kiamat adalah yang terbaik akhlaknya: dan yang paling kubenci diantara kalian dan yang jauh dariku di hari kiamat adalah pembual,orang yang sok fasih bicaranya,dan mutafaihiqun.para sahabat bertanya,”Ya Rosulloh apakah mutafaihiqunitu?Beliau SAW bersabda:”orang-orang yang sombong.”(HR.Tirmidzi.hadis hasan)
Akhlak beliau dalah Al-Quran.Dalam sebuah hadis disebutkan:”Beliau SAW itu akhlaknya Al-Quran.”(HR.MUSLIM).Dalam riwayat lain:”Rasululloh adalah manusia yang berwajah tampan dan berakhlak paling mulia.(HR.BUKHORI).
Antara lain Akhlak-Akhak RASULLAH SAW adalah:
1.JUJUR
Rasullah SAW meneladankan perilaku jujur.baik itu perkataan,tingkah laku dalam segala aspek kehidupan.Kaum muslimin wajib mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.karena sifat jujur adalah salah satu cabang keimanan.kaum mulimin harus yakin dan comitmen dan consisten(CC) bahwa perilaku kejujuran adalah akhlak yang mulia yang telah dicontohkan oleh Rasullah SAW.sebagaimana terdapat dalam firman-NYA,
”Ya ayyuhal ladzina amnu ittaqu-llaha wa kunu ma’ash-shadiqin”:wahai orong-orang beriman,bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah kalian bersama orang-orng jujur(QS.at-Taubah:19)
Allah berfirman,”Inilah saat orang yang memperoleh manfaat dari kebenarannya.Mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-NYA.itulah kemenangan yang agung.(QS.Al-Ma’idah:119)
Secara istimewa Allah memuji dan menyukai orang yang jujur:”Diantara orang-orang mukmin itu adalah orang-orang yang menempati apa yang mereka janjikan kepada Allah....”(Qs.al-Ahzab:23).
Perilaku jujur akan membawah pelakunya kepada kebaikan dan senggguhnya kebaikan itu membimbing ke surga-NYA.seperti yang diriwatkan dari Abdullah bin Mas’ud r.a. dia berkata:Rasullah SAW telah bersabda,”tempuhlah kejujuran,karena sesungguhnya kejujuran itu membimbing kepada kebaikan,dan sesungguhnya kebaikan itu membimbing ke surga.ada orang yang senantiasa menempuh dan memilih kejujuran sehingga di catat sebagai orang yang jujur di sisi Allah.Jauilah kedustaan,karena sesungguhnya kedustaan itu membimbing kepada kejahatan dan sesungguhnya kejahatan itu membimbing ke neraka.Ada orng yang berdusta sehingga dia di catat sebagai pendusta di sisi Allah.(hr.imam Mulim hadis no:1809.hadis ini juga di riwayatkan oleh imam Bukhari hadis no:6094)
Allah berfirman,”Dan orang yang membawah kebenaran(Muhammad) dan orang yang membenarkannya,mereka itulah orang yang bertakwa.(QS.Az-Zumar:33)
MANFAAT KEJUJURAN:
1.Mempunyai hati yang tenang
Seperti yang diriwatkan Ahmaad Nasai,Rasulluh SAW bersabda:”Tinggalkanlah hal yang meragukanmau untuk mengerjakan hal yang tidak meragukanmu,karena sesungguhnya jujur itu mendatangkan thuma’ninah(ketenangan) dan sesungguhnya dusta itu mandatangkan kebimbangan”.
2.Di cintai semua makhluknya baik di langit dan di bumi
3.Mendapatkan kemudahan dalam mencari riski.
Seperti yang diriwatkan ad-Dailami,Rasullah SAW bersabda:”Kejujuran mendatangkan rezeki.khianat membawah pada kemiskinan”
4.Dicintai oleh Allah dan Rosulnya.
Secara istimewa Allah memuji dan menyukai orang-orang yang jujur.”Diantara orang-orng mukmin itu adalah orang-orang yang menempati apa yang mereka janjikan kepada Allah....”(Qs.Al-Ahzab:23).
5.Membawah ke surganya dan terhindar dari nerakanya.
Jujurlah kalian,sesungguhnya jujur itu salah satu pintu surga,dan hati-hatilah kalian terhadap dusta karena dusta itu adalah salah satu pintu neraka.
Pengamalan dari budi pekerti jujur dalam kehidupan sehari-hari adalah:
1.Jujur dalam Perkataan
Sudah sepatutnya kita sebagai seorang muslim harus jujur dalam perkataan.karena salah satu sifat munafik adalah berkata dusta.Nabi SAW bersabda:”Ayatul munafiqi tsalatsun,idza haddatsa kadzaba wa idza wa’ada akhlafa wa idza-tumina khana”:Artinya ciri-ciri munafik itu ada tiga,bila bicara dusta;bila berjanji selalu ingkar;dan bila dipercaya berkhianat”(Muttafaqun ’alaih).Dalam riwayat lain Beliau SAW sangat membenci dusta.Dalam sebuah hadis lain disebutkan:”Perangai yang paling dibenci Beliau adalah dusta”(HR.Baihaqi,hadis shohih).
2.Jujur dalam Pergaulan
Sebagai seorang muslim hendaknya mengamalkan sifat jujur dalam pergaulan baik dengan sesama sadaura muslim maupun deangan sesama manusia.karena sifat jujur akan mendatangkan rasa kasih sayang.karena islam rhomatan lil alamin.
3.Jujur dalam Jual Beli
Dalam hal jual beli sudah sepatutnya kita menerapkan kejujuran.karena dengan kejujuran memudahkan kita dalam mencari rezeki.Dan rezeki yang kita peroleh akan bersifat halal dan toyib barokha.
2.MALU
Arti AL-HAYAA(MALU) adalah Perasaan yang tidak nyaman terhadap sesuatu yang dapat menimbulkan rasa ketidak tenangan,cela,dan aib,baik berupa perbuatan atau perkataan.Rasa malu yang tertinggi adalah Merasa selalu di awasi oleh Allah Azza wa Jalla dan selalu memperhatikan keaguan hak Allah. Budi pekerti malu merupakan akhlak yang sangat mulia.Yang harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.Seperti yang diriwayatkan oleh Turmudzi melalui Ibnu mas’ud:”Malulah kalian terhadap Allah dengan sebenar-benarnya;barang siapa merasa malu pada Allah dengan sebenar-benarnya,maka hendaknyalah ia memelihara kepala(akal) dan apa yang terdapat padanya,dan hendaknya ia mengingat mati dan kefanaan.Barang siapa yang menginginkan(pahala) akhirat,tinggalkan perhiasan kehidupan dunia. Barang siapa mengerjakan hal tersebut berarti dia benar-benar merasa malu kepada Allah”.Dalam riwayat lain Nabi SAW bersabda:”Setiap agama memilki akhlak,dan akhlak islam adalah malu”(HR.Ibnu Majah,hadis hasan).
Allah SWT berfirman:”Hai orang – orang yang beriman,janganlah kamu memasuki rumah-rumah nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nungguh waktu masak,tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan,keluarlah tanpa asyik memperpanjang percakapan.Sesungguhnya yang demikian itu mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu(untuk menyuruh kamu keluar) dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar”.(Al-Ahzab[33]:53).
Nabi SAW bersabda:”Malu itu sebagian dari iman.Dan iman itu berada di surga.Sedangkan ucapan yang kasar adalah bagian dari sifat kasar dan sifat kasar itu berada di neraka”.(HR.Tirmidzi dan selainnya,ia berkata hasan shohih).Beliau bersabda:”Malu tidak mendatangkan kecuali kebaikan”(Muttafaqun ’alaih)
Nabi SAW bersabda:”Malu dan kehati-hatian dalam ucapan adalah dua cabang iman.Sedangkan ucapan kotor dan banyak bicara adalah dua cabang kemunafikan.”(HR.Ahmad dan selainnya,dishohihkan oleh Adz-Dzahabi dan Al-Albani).
Malu dan iman merupakan dua sejoli yang di tidak dapat di pisahkan satu sama lain.Hal ini berarti bila salah satunya hilang maka yang lainnya pun turut hilang.Seperti yang di riwayatkan Imam Hakim melalui Ibnu Umar r.a.”Sesungguhnya malu dan iman selalu berbarengan:apabila salah satu diantaranya diangkat(dihilangkan) maka yang lainnya pun akan diangkat pula.
Apabila seseorang tidak mempunyai rasa malu,maka ia bisa berbuat sekehendak hatinya tanpa ada yang mencegahnya dan apabila ia sudah pada tingkatan itu maka tidak ada bedanya antara dia dengan hewan.
Seperti hal sabda Nabi SAW:”Malu itu sebagian dari iman”.”Malu itu baik semuanya”(HR.Muslim).Maksud malu adalah malu yang dapat menjaukan dirinya dari perbuatan keji dan mungkar serta mendorongnya berbuat kebaikan.Demikian juga bila malu dapat mendorongkan si pelakunya untuk meninggalkan perbuatan jeiji dan mungkar kemudian melakukan perbuatan-perbuatan baik.maka malu tersebut sederajat dengan iman karena kesamaan pengaruhnya pada seseorang.
Dari Abu Mas’ud,Uqbah bin ’Amr Al Anshari Al Badri r.a. ia berkata:”Rasulullah SAW telah bersabda:”Sesungguhnya diantara yang di dapat manusia dari kalimat kenabian yang pertama ialah:Jika engkau tidak malu,berbuatlah sekehendakmu”(HR.Bukhari dalam kitab Arbain hadis no:20)
Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri,”Rasullah SAW adalah orong yang pemalu daripada seorang gadis pingitan.Kalau beliau tidak menyukai sesuatu,kami pun segera mengetahui hal itu dari roman wajahnya.”(HR.Al-Bukhari,Muslim,Ibnu Majah,dan Al-Baihaqi).
Dan Sahl bin Sa’ad ia menuturkan,”Rasullah SAW adalah seorang yang pemalu.Tidak ada yang minta sesuatu kepadanya,kecuali Beliau memberikannya.”(HR.Ahmad dan Al-Hikam).
Manfaat Budi Pekerti Malu adalah:
1.Mendatangkan kebaikan.
Sesuai sabda Rosulollah SAW.”Malu tidak mendatangkan kecuali kebaikan.”(Muttafaqun ’alaih).
2.Mengantarkan ke surga-NYA.
Sesuai sabda Rosullah SAW.”Malu itu sebagian dari iman.Dan iman itu berada di surga.Sedangkan ucapan yang kasar adalah bagian dari sifat yang kasar dan sifat kasar itu di neraka.”(HR.Tirmidzi dan selainnya berkata”hasan shohih”).
3.Terhindar dari sifat munafik.
Sesuai sabda Rosulollah SAW”Malu dan kehati-hatian dalam ucapan adalah dua cabang iman,sedangkan ucapan yang kotor dan banyak bicara adalah dua cabang kemunafikan.”(HR.Ahmad dan selainnya,dishohihkan oleh Adz-Dzahabi dan Al-Albani)
4.Dicintai Allah dan Rasulnya
Dari Ya’la bin Umayyah,ia berkata,”Rosulloh SAW pernah melihat seorang laki-laki yang mandi di tempat terbuka.Lalu Nabi naik keatas mimbar.Setelah bertamid dan memuji Allah Beliau bersabda:”Sesungguhnya Allah itu MAHA MALU dan Bertakbir,mencintai rasa malu dan yang bertakbir.Maka jika salah seorang diantara kamu mandi hendaklah bertakbir.”HR.Ahmad dan selainnya,dihasankan sanadnya oleh Al-Albani dalam Al-Misykat).
5.Mengikuti sunah Nabi SAW
Rasululloh SAW itu lebih pemalu dari pada gadis-gadis dalam pingitan.Bila tidak menyukai sesuatu,kami mengetahuinya dari raut muka beliau.(Muttaqun ’alaih)
6.Mempunyai Akhlak islam
Rosullah SAW bersabda”Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan sesungguhnya akhlak islam itu malu.”(HR.Ibnu Majah,hadis hasan).
3.Berbudi Pekerti Agung
Abu Abdillah Al-Jadali bertanya kepada Aisyah,”Bagaimana akhlak Rasullah SAW menurut istri-istrinya?”Aisyah menjawab,”Beliau adalah manusia yang paling baik budi pekertinya.Tidak pernah berbuat keji,kotor,atau licik ketika di pasar.Beliau pun tidak pernah membalas keburukan atau aniaya orang lain dengan hal yang serupa,karena beliau adalah seorang pemaaf.
Dalam Al-Qur’an maka Allah berfirman:”Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) bener-bener berbudi pekerti agung(Qs.Al-Qalam:4).
Dari Anas bin Malik,ia menuturkan,”Rosullah SAW itu tidak pernah mengolok-olok,mencaci-maki,dan berkata kotor.Ketika mencelah seseorang dari kami yang berbuat salah,Beliau membalas ucapan,”Kepalanya penuh debu.”(HR.Al-Bukhari,Ahmad,dan Al-Baihaqi).Dalam riwayat lain di sebutkan Anas bin malik berkata,”Apabila Rasullah bertemu dengan salah seorang sahabatnya,Beliau berdiri bersamanya dan tidak pergi sehingga sahabat itu terlebih dahulu pergi darinya.”(HR.An-Nasa’i dan Ibnu-Sa’ad)
4.Lemah lembut
Nabi SAW sangatlah lembut tutur kata maupun perilaku Beliau.Nabi SAW bersabda:”Maukah kuberitahu orang yang diharamkan masuk neraka atau neraka diharamkan untuk dimasukinya.Yaitu setiap orang yang senang akrab,bersifat memudakan,dan lembut”.(HR,Ahmad dan Tirmidzi,dishohihkan oleh Al-Albani dengan adanya banyak syahid).
Allah SWT berfirman,”Maka,berkat rahmat Allah,engkau(Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka,sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar,tentulah mereka menjaukan diri dari sekitarmu.Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka,dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.Kemudian,apabila engkau telah membulatkan tekad,maka bertakwakallah kepada Allah.Sungguh,Allah mencintai orang yang bertawakal(QS.Ali’Imran:159).
Dari ’Aisyah,ia berkata,’Pernah seseorang meminta izin untuk bertemu dengan Nabi SAW.Beliau bersabda,”Berikanlah izin kepadanya,dia adalah sejelek-jeleknya putra keluarganya dan sejelek-jeleknya saudara keluarganya.Ketika ia masuk,Beliau berbicara lunak.Saya pun bertanya,”Ya Rosulloh,engkau tadi bersabda seperti itu,namun kemudian berkatalunak kepadanya,Nabi bersabda:”Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya disisi Allah,yaitu orang yang dijauhi oleh orang lain kerena takut akan ucapan kasarnya.”(HR.Bukhari,dalam kitab Al-Adab)
Manfaat perilaku lemah lembut adalah:
1.Dicintai Allah dan Rasulnya.
2.Dicintai semua mahluk dibumi dan dilangit.
3.Mengikuti sunah Rasul.
4.terhindar dari sifat marah.
Pengamalan dari sifat lemah lembut adalah:
1.Bicaranya tidak kasar kepada saudaranya muslimnya atau kepada sesama manusia.