Laman

Senin, 16 Mei 2011

Untuk Saudariku...

Wahai Saudariku...
Engkau mengatakan ,”Aku tidak bisa mengenakan jilbab,malu di lihat orang”.Namun saudariku,engkau bangga keluar dari rumahmu dengan pakaian ketat yang menampakkan auratmu.Engkau tidak merasa malu di tatap oleh lelaki lain.kenapa engkau berat mengenakan jilbab Wahai Saudariku?
Wahai Saudariku...
Engkau sering melakukan ghibah,bergosip,membicarakan keburukan orang lain selama berjam-jam tanpa merasa lelah. Tapi kenapa berat sekali mengajakmu datang ke pengajihan.Ketika engkau datang ke sana bersama saudarimu yang berakhlaq baik dan menutup auratnya,engkau malah diam seribu bahasa .Merasa tidak nyaman,gerah,dan tidak di pedulikan.Kenapa engkau tidak berbincang dengan mereka?Padahal mereka akan mengajakmu berbicara kebaikkan.kenapa engkau berat melakukannya Saudariku?
Wahai saudariku...
Berjam-jam engkau di depan layar laptopmu,sibuk meng-update status facebookmu,bahkan memasang foto-foto yang menampakkan auratmu.Engkau berkomunikasi dengan orang yang bahkan kau sendiri tidak tahu bagaimana dia sesungguhnya.Tapi kenapa dengan waktu sebanyak itu ,engkau berat untuk membantu Ibumu memasak dan mengerjakan urusan rumah tangga,mengapa engkau berat untuk mengobrol dengannya?Berat untuk belajar  bagaimana menjadi seorang Ibu?Kenapa engkau berat melakukannya saudariku?
Wahai Saudariku
Masakkan lezat yang engkau makan,minuman yang segar yang kau rasakan,oksigen gratis yang kau hirup,penglihatan,pendengaran dan suara yang engkau dapatkan semua itu kau dapatkan dari ALLAH.Tapi kenapa engkau tidak bersyukur dengan menutup auratmu sebagaimana yang ALLAH perintahkan?
Tapi jika ada artis yang tampil dalam film dan video klip mereka,mengenakan pakaian mereka yang minim,kenapa tanpa berpikir panjang,kau menirunya?Siapa sebenarnya pencipta dan sesembahanmu?

Tidak ada komentar: