Adalah dambaan kita untuk mewujudkan keluarga sakinah.Guna mewujudkannya merupakan kewajiban kita untuk berusaha mendapatkan calon suami atau istri yang ideal.Adapun criteria jodoh menurut dinul Islam,antara lain:
1.Berkepribadian shalih dan shalikha.
Nabi SAW bersabda,”Manakala datang seorang pria yang kuat agamanya dan mulia akhlaknya (untuk meminang putrid kalian) ,maka nikahkanlah (putri kalian)
Dengannya.Jika tidak niscaya akan menimbulkan fitnah (bahaya) di muka bumi dan menyebabkan kerusakan yang besar.”(HR.Tirmidzi).
Makna dari hadits ini yaitu apabila kita mempunyai anak gadis yang telah cukup umurnya dan siap untuk menikah.Dan ada seorang laki-laki yang datang kepada kita untuk melamar anak kita,dimana kita tahu bahwa laki-laki itu kuat agamanya dan mulia akhlaknya maka nikahkanlah mereka sebab jika kita menolaknya dengan alas an duniawi maka itu mengakibatkan fitnah (bahaya) dan kerusakan yang besar di muka bumi.
Sedangkan ALLAH SWT memberikan kriteria dengan firman-NYA,”Perempuan-perempuan yang shalihah adalah perempuan yang taat (kepada ALLAH), berbakti kepada suaminya, dan pandai memelihara harta suami ketika suami ditinggal pergi..”(Qs.an-Nisa’:34).
Seperti hadits yang di riwayatkan oleh Syaikhain melalui Ibunda Aisyah r.a
“Apabila seorang istri membelanjakan sebagian dari harta suaminya tanpa menimbulkan kerusakan,ia memperoleh pahala dari belanjanya itu,dan bagi suaminya pun pahala karena dia yang telah mengupayakan dan pahala yang serupa bagi bendaharanya :pahala sebagian di antara mereka tidaklah mengurangi pahala sebagian yang lain barang sedikit pun.”Yang di tulis oleh Sayid Ahmad Al-Hasyimi dalam kitab beliau dengan judul Mukhtarul Ahadits hadits nomer 78 hal 64.
Makna dari hadits ini yaitu bilamana seorang istrinya membelanjakan sebagian dari harta suaminya tanpa menimbulkan kerusakan (tidak bertujuan bermaksiat) sekalipun tanpa sepengetahuan dari suaminya,maka ia memperoleh pahala dari nafkahnya itu.Demikian pula suaminya mendapatkan pahala yang serupa karena dialah yang telah mengupayakan harta tersebut.Pahala sebagian dari mereka tidak mengurangi sebagian yang lain barang sedikit pun berkat kemurahan ALLAH SWT.Karena sesungguhnya ALLAH itu Maha Pemurah.
Dalam hadits yang diriwayatkan Ahmad melalui Ibunda Aisyah r.a
“Wanita yang paling besar berkahnya (bagi suaminya) ialah yang paling ringan nafkahnya.” Yang di tulis oleh Sayid Ahmad Al-Hasyimi dalam kitab beliau dengan judul Mukhtarul Ahadits hadits nomer 196 hal 153.
Makna dari hadits yaitu Istri yang shalikha adalah Istri yang berbakti kepada suaminya:ia menerima apa pun yang di berikan oleh suaminya berupa rezeki sekalipun sedikit,dan ia tidak banyak menuntut lagi taat dan patuh kepada suaminya.Apabila suaminya melihatnya,maka ia membuatnya senang dan bahagia.Dengan kata lain seorang istri yang besar barokhanya ialah yang paling mudah nafkahnya.Sehingga ia tidak banyak menuntut di luar kemampuan suaminya.
Oleh karena itu Nabi SAW memberikannya criteria dasar di dalam memilih jodoh dengan sabdanya,”Maka dasarilah pilihan kalian karena ketaatan agamanya.Niscaya kalian akan beruntung.” (Mutafakun ‘alaih)
2.Pilihlah yang berusia muda
Nabi SAW bersabda, “Janganlah sekali-kali kalian menikahkan (putrid kalian) dengan pria yang lanjut usia,dan pria yang mandul begitu pula sebaliknya karena aku akan membanggakan besarnya jumlah kalian di hadapan umat-umat yang lain.”(Hr.Thabrani).
3.Pilihlah pasangan hidup yang memiliki keyakinan yang kuat.
Nabi SAW bersabda,”Jika kalian mampu mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan senang disertai dengan keyakinan maka kerjakanlah!Bila kalian tidak sanggup maka bersabarlah..”(Hr.an-Nasai)
Karena itu Rasulullah SAW berwasiat,”Wahai para pemuda,barangsiapa dari kalian yang telah mampu menafkahi keluarga.maka menikahlah…”(Mutafaqun ‘alaih)
4.Pria yang siap memimpin keluarga.
ALLAH SWT berfirman,”Suami itu pemimpin bagi kaum perempuan.Karena ALLAH telah melebihkan mereka atas kaum perempuan dank arena kaum pria mampu menafkahkan sebagian dari hartanya..”(Qs.an-Nisa:34)
5.Carilah yang sekufu (sepadan,seiman).
Rasulullah SAW bersabda, “Menikahlah dengan perempuan yang sepadan,dan nikahkanlah (putrid kalian) dengan pria yang sepadan pula.”(Hr.Ibnu Majah)
6.Carilah yang bernasab baik.
Rasulullah SAW bersabda ,”Pilihlah (calon istri yang baik) demi menanamkan benih keturunan kalian.Sesungguhnya pengaruh keturunan (nasab) itu sangatlah kuat.” (Hr.Abu Daud)
7.Carilah yang bukan makramnya.
ALLAH SWT berfirman,”Adapun pria-pria yang tergolong bukan makramnya dapat di ketahui dari para perempuan yang haram di nikahi oleh seorang pria” (Qs.an-Nisa:22-23)
8.Carilah yang saling mencintai
ALLAH SWT berfirman ,”Maka menikahlah dengan perempuan yang menyenangkan hati kalian..”(Qs.an-Nisa:3).Sebaiknya mengkorfirmasikan kepada ALLAH SWT melalui sholat Istikharah.Hasil konfirmasi yang demikianlah adalah sebuah jawaban yang paling tepat dan cintanya pun InsyaALLAH termasuk cinta yang suci.
Demikianlah tips untuk mencari jodoh agar dalam rumah tangga kita nantinya penuh ridha ALLAH SWT dan syafaat Rasulullah SAW.Sehingga nilai-nilai al-Quran dan as-sunah Nabawiyah dapat di amalkan di dalam rumah tangga kita.Inilah kesakinahan yang ingin kita wujudkan di dalam rumah tangga kita.Wa-llaahu a’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar